Islamic Mental Well-Being in Elementary Madrasah Students in the Digital Era: A Systematic Literature Review

Penulis

  • Maya Setia Priyadi Universitas Muhammadiyah Kota Bumi

Kata Kunci:

Islamic Mental Well-being, Madrasah Ibtidaiyah, Digital Era, Systematic Literature Review, Children’s Spirituality

Abstrak

Era digital telah membawa transformasi signifikan dalam pola hidup anak-anak, termasuk siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berada pada fase perkembangan kritis usia 7–12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis literatur ilmiah terkait kesejahteraan mental berbasis Islam (Islamic mental well-being) pada siswa MI di tengah dinamika teknologi digital. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis 15 artikel empiris yang dipublikasikan dalam kurun waktu 2020–2026 dari basis data akademik terindeks. Hasil tematik menunjukkan bahwa kesejahteraan mental Islami pada siswa MI dipengaruhi oleh tiga dimensi utama: (1) praktik spiritual harian (salat, doa, dan dzikir), (2) kualitas hubungan dengan Allah (relationship with God), serta (3) dukungan ekologis dari lingkungan madrasah dan keluarga. Di sisi lain, eksposur digital berlebihan terbukti berkorelasi positif dengan peningkatan kecemasan dan gangguan perkembangan personal-sosial. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendekatan tazkiyatun nafs dan literasi digital berbasis spiritual dalam kurikulum madrasah untuk membangun ketahanan mental siswa di era digital.

Diterbitkan

2026-08-22