http://jurnal.stitdarussaliminnw.ac.id/index.php/al-rahmah/issue/feed AL-RAHMAH | Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman 2026-08-24T05:07:49+00:00 Open Journal Systems <p>Jurnal Al-Rahmah diterbitkan oleh Kampus STIT Darussalimin NW Praya. Fokus pada Pendidikan dan Kajian Keislam.</p> http://jurnal.stitdarussaliminnw.ac.id/index.php/al-rahmah/article/view/258 Digital Based Reconstruction Of Indonesian Language Learning : From Conventional Learning To Adaptive And Collaborative Learning 2026-08-19T08:00:44+00:00 Rulyandi rulyandi@iaihnw-lotim.ac.id <p>Transformasi digital dalam pendidikan menuntut perubahan pembelajaran Bahasa Indonesia dari pola konvensional menuju pembelajaran yang adaptif, interaktif, dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonstruksi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital serta mengidentifikasi kontribusinya terhadap peningkatan keterampilan berbahasa dan keterlibatan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh melalui penelaahan artikel ilmiah, buku akademik, dan berbagai sumber relevan mengenai pembelajaran digital, pembelajaran adaptif, pembelajaran kolaboratif, literasi digital, dan teknologi pendidikan. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui proses identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital tidak sekadar memindahkan materi pembelajaran ke platform digital, tetapi merekonstruksi keseluruhan proses pedagogis melalui pemanfaatan teknologi yang memungkinkan personalisasi materi, fleksibilitas belajar, interaksi multimodal, umpan balik secara cepat, dan kolaborasi antarpeserta didik. Pembelajaran adaptif memberikan ruang bagi penyesuaian materi dan aktivitas berdasarkan kebutuhan belajar, sedangkan pembelajaran kolaboratif memperkuat komunikasi, kreativitas, berpikir kritis, dan keterampilan produksi bahasa. Rekonstruksi tersebut menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dan guru sebagai fasilitator pembelajaran digital yang reflektif dan inovatif.</p> 2026-08-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 AL-RAHMAH | Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman http://jurnal.stitdarussaliminnw.ac.id/index.php/al-rahmah/article/view/256 Cyber Counseling with an Islamic Approach to Overcoming Oversharing Behavior of Young Widows on Social Media 2026-08-14T01:47:35+00:00 Hamzanwadi wadihamzan648@gmail.com Ahmad Noviansah ahmadnoviansah12@gmail.com <p>Fenomena berbagi informasi berlebihan di media sosial merupakan masalah serius, terutama bagi janda muda yang seringkali terlalu banyak berbagi informasi pribadi. Hal ini dapat menimbulkan risiko psikologis, sosial, dan privasi yang membahayakan mereka. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas konseling daring dengan pendekatan Islami dalam membantu mengatasi perilaku berbagi informasi berlebihan di kalangan janda muda di media sosial. Pendekatan Islami menekankan nilai-nilai spiritual, introspeksi, dan pengendalian diri berdasarkan prinsip-prinsip ajaran Islam. Melalui metode konseling daring, klien diberikan ruang aman untuk berbagi pengalaman, memahami dampak berbagi informasi berlebihan, dan belajar menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam penggunaan media sosial. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipan terhadap beberapa janda muda yang menjadi subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Islami dalam konseling daring dapat meningkatkan kesadaran diri, memperkuat ketahanan mental, dan mengurangi kecenderungan berbagi informasi berlebihan. Penelitian ini menawarkan kontribusi praktis bagi konselor profesional dan masyarakat dalam menggunakan teknologi untuk mendukung pengembangan diri berdasarkan nilai-nilai agama.</p> 2026-08-20T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 AL-RAHMAH | Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman http://jurnal.stitdarussaliminnw.ac.id/index.php/al-rahmah/article/view/255 Implications Of Basic Education From An Islamic Perspective On General Education In Indonesia 2026-08-14T01:40:25+00:00 Teguh Yunianto teguhyunianto96@gmail.com <p>Pendidikan dasar dalam perspektif Islam merupakan fondasi pembentukan manusia yang tidak hanya menyentuh aspek kognitif, tetapi juga merambah dimensi spiritual, moral, dan sosial peserta didik secara integral. Artikel ini bertujuan mengkaji secara mendalam implikasi konsep pendidikan dasar Islam terhadap sistem pendidikan umum yang berlaku di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dan analisis konseptual, artikel ini mengelaborasi prinsip-prinsip dasar pendidikan Islam, seperti tauhid, keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu umum, serta pembentukan karakter yang berbasis nilai-nilai Islami. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai pendidikan Islam ke dalam pendidikan umum dapat menjadi solusi komprehensif dalam membentuk manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa tauhid. Implikasi praktis dari kajian ini mencakup reformulasi tujuan pendidikan, rekonstruksi kurikulum, pembaruan metode pembelajaran, dan penguatan peran pendidik sebagai figur keteladanan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan nasional yang lebih holistik dan berkeadaban.</p> 2026-08-22T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 AL-RAHMAH | Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman http://jurnal.stitdarussaliminnw.ac.id/index.php/al-rahmah/article/view/254 Islamic Mental Well-Being in Elementary Madrasah Students in the Digital Era: A Systematic Literature Review 2026-08-11T10:04:22+00:00 Maya Setia Priyadi mayasetiap@gmail.com <p>Era digital telah membawa transformasi signifikan dalam pola hidup anak-anak, termasuk siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berada pada fase perkembangan kritis usia 7–12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis literatur ilmiah terkait kesejahteraan mental berbasis Islam (Islamic mental well-being) pada siswa MI di tengah dinamika teknologi digital. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis 15 artikel empiris yang dipublikasikan dalam kurun waktu 2020–2026 dari basis data akademik terindeks. Hasil tematik menunjukkan bahwa kesejahteraan mental Islami pada siswa MI dipengaruhi oleh tiga dimensi utama: (1) praktik spiritual harian (salat, doa, dan dzikir), (2) kualitas hubungan dengan Allah (relationship with God), serta (3) dukungan ekologis dari lingkungan madrasah dan keluarga. Di sisi lain, eksposur digital berlebihan terbukti berkorelasi positif dengan peningkatan kecemasan dan gangguan perkembangan personal-sosial. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendekatan <em>tazkiyatun nafs</em> dan literasi digital berbasis spiritual dalam kurikulum madrasah untuk membangun ketahanan mental siswa di era digital.</p> 2026-08-22T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 AL-RAHMAH | Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman http://jurnal.stitdarussaliminnw.ac.id/index.php/al-rahmah/article/view/262 Teaching Profession: Basic Concepts, Competencies, Teacher Roles, And Philosophical Foundations In Education 2026-08-22T06:19:26+00:00 Izzah Azizah Alhadi izzahalhadi@gmail.com Mela Suhariyanti mela.suhariyanti@umko.ac.id <p>Profesi guru merupakan pilar fundamental dalam pembentukan sumber daya manusia berkualitas melalui pendidikan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep-konsep dasar profesi guru, termasuk karakteristik, kompetensi, peran guru, dan landasan filosofis yang mendasarinya. Signifikansi penelitian ini terletak pada pemahaman bahwa profesi guru tidak hanya membutuhkan penguasaan materi pengajaran tetapi juga membutuhkan integritas moral, keterampilan pedagogis, dan tingkat komitmen profesional yang tinggi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (penelitian kepustakaan) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur yang relevan, termasuk buku, jurnal ilmiah, peraturan pendidikan nasional, dan sumber akademik internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesi guru memiliki karakteristik unik, yaitu membutuhkan keahlian khusus, komitmen terhadap kode etik, dan tanggung jawab sosial. Guru profesional diharapkan mampu bertindak sebagai fasilitator pembelajaran, pembimbing karakter, dan agen perubahan dalam masyarakat. Landasan filosofis termasuk idealisme, realisme, pragmatisme, dan eksistensialisme memberikan arahan ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk praktik pengajaran. Pemahaman mendalam tentang konsep-konsep ini merupakan prasyarat untuk peningkatan kualitas pendidikan nasional yang sistematis dan berkelanjutan.</p> 2026-08-22T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 AL-RAHMAH | Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman http://jurnal.stitdarussaliminnw.ac.id/index.php/al-rahmah/article/view/263 Philosophy of Science and the Reconstruction of Contemporary Qur’anic Interpretation: Integrating Epistemology, Methodology, and Qur’anic Contextualization 2026-08-24T05:07:49+00:00 Ulyan Nasri ulyan@iaihnwlotim.ac.id <p>Masyarakat kontemporer menghadapi persoalan yang semakin kompleks, seperti penebangan hutan secara besar-besaran, bencana longsor, perubahan iklim, kerusakan lingkungan, disrupsi teknologi, dan berbagai krisis kemanusiaan yang tidak ditemukan dalam bentuk yang sama oleh ulama klasik. Persoalan tersebut melahirkan pertanyaan epistemologis mengenai kemampuan tafsir Al-Qur’an kontemporer dalam menghasilkan respons yang relevan dan transformatif. Penelitian ini mengkaji integrasi filsafat ilmu sebagai landasan rekonstruksi tafsir kontemporer melalui keterpaduan epistemologi, metodologi, dan kontekstualisasi. Penelitian menggunakan <em>library research</em> dengan pendekatan filosofis-analitis melalui telaah kritis terhadap khazanah tafsir klasik dan kontemporer, filsafat ilmu, serta hermeneutika kontekstual Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persoalannya bukan terletak pada ketidakcukupan tafsir klasik, melainkan pada kecenderungan mereproduksi penafsiran warisan tanpa mentransformasikan prinsip-prinsip etiknya secara memadai ke dalam respons terhadap realitas baru. Kecenderungan tersebut berbeda dengan produktivitas intelektual ulama klasik yang aktif merespons persoalan ilmiah, sosial, politik, dan intelektual pada zamannya. Penelitian ini menegaskan bahwa tafsir kontemporer membutuhkan rekonstruksi epistemologis yang mengintegrasikan wahyu, akal, pengetahuan empiris, pendekatan interdisipliner, dan kesadaran kontekstual. Dalam kerangka tersebut, tafsir tidak cukup hanya menjelaskan teks yang telah ada, tetapi harus mampu melahirkan respons etis dan intelektual terhadap persoalan baru, termasuk bencana ekologis dan eksploitasi sumber daya alam yang destruktif. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengajuan filsafat ilmu sebagai fondasi transformasi tafsir dari tradisi yang cenderung reproduktif menuju praksis intelektual yang produktif, kontekstual, interdisipliner, dan berorientasi pada problem.</p> 2026-08-24T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 AL-RAHMAH | Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman