Cyber Counseling with an Islamic Approach to Overcoming Oversharing Behavior of Young Widows on Social Media

Penulis

  • Hamzanwadi STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri
  • Ahmad Noviansah STIT Darussalimin NW Praya

Abstrak

Fenomena berbagi informasi berlebihan di media sosial merupakan masalah serius, terutama bagi janda muda yang seringkali terlalu banyak berbagi informasi pribadi. Hal ini dapat menimbulkan risiko psikologis, sosial, dan privasi yang membahayakan mereka. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas konseling daring dengan pendekatan Islami dalam membantu mengatasi perilaku berbagi informasi berlebihan di kalangan janda muda di media sosial. Pendekatan Islami menekankan nilai-nilai spiritual, introspeksi, dan pengendalian diri berdasarkan prinsip-prinsip ajaran Islam. Melalui metode konseling daring, klien diberikan ruang aman untuk berbagi pengalaman, memahami dampak berbagi informasi berlebihan, dan belajar menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam penggunaan media sosial. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipan terhadap beberapa janda muda yang menjadi subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Islami dalam konseling daring dapat meningkatkan kesadaran diri, memperkuat ketahanan mental, dan mengurangi kecenderungan berbagi informasi berlebihan. Penelitian ini menawarkan kontribusi praktis bagi konselor profesional dan masyarakat dalam menggunakan teknologi untuk mendukung pengembangan diri berdasarkan nilai-nilai agama.

Diterbitkan

2026-08-20 — Diperbaharui pada 2026-08-20

Versi